Panduan

Migrasi Website Tanpa Downtime: Proses Kami

Langkah demi langkah migrasi file, database, email, dan DNS dengan aman - termasuk cara menguji sebelum mengalihkan trafik.

NS Nadia Salsabila 8 menit baca

Migrasi hosting sering digambarkan sebagai momen menegangkan. Padahal dengan urutan yang benar, downtime bisa ditekan menjadi nol hingga beberapa menit saja. Berikut proses yang kami gunakan untuk pelanggan baru.

Tahap 1: inventaris

Sebelum menyentuh apa pun, catat seluruh aset: domain, subdomain, akun email, database, cron job, dan integrasi pihak ketiga. Periksa juga apakah ada aplikasi yang menyimpan alamat IP server secara hardcode - ini penyebab umum masalah setelah migrasi.

Tahap 2: salin dan uji

Salin file dan database ke server baru, lalu uji menggunakan hosts file lokal atau subdomain sementara. Yang perlu diperiksa:

  • Halaman utama, halaman produk, dan formulir kontak.
  • Login admin dan proses checkout jika ada.
  • Pengiriman email transaksional.
  • Gambar dan aset statis yang mungkin masih menunjuk ke server lama.

Jangan lewati tahap ini. Menguji setelah DNS dialihkan berarti Anda menguji di depan pengunjung.

Tahap 3: turunkan TTL

Turunkan TTL record DNS menjadi 300 detik setidaknya 24 jam sebelum pengalihan. Ini memastikan perubahan berikutnya menyebar cepat. Jika TTL masih 24 jam, Anda berisiko menunggu seharian untuk perbaikan.

Tahap 4: alihkan DNS

Ubah record A dan AAAA ke alamat server baru, satu per satu, dimulai dari record dengan trafik paling rendah. Untuk email, pindahkan MX setelah kotak surat tersalin penuh, dan pastikan SPF, DKIM, serta DMARC tetap valid.

Tahap 5: verifikasi

  • Periksa propagasi DNS dari beberapa resolver.
  • Uji dari jaringan berbeda, termasuk seluler.
  • Pastikan sertifikat SSL baru sudah aktif sebelum trafik penuh.
  • Pantau log error selama 48 jam pertama.

Kesalahan yang sering terjadi

Tiga kesalahan paling umum: lupa menyalin cron job, meninggalkan cache lama di CDN, dan mengalihkan DNS sebelum email selesai disalin. Semuanya bisa dihindari dengan checklist tertulis.

Pelanggan baru NahnuHost mendapat migrasi gratis untuk satu website. Hubungi kami untuk menjadwalkan prosesnya.

Siap mencoba NahnuHost?

Mulai dari Rp 150.000/tahun dengan garansi 30 hari. Dukungan 24/7 dan backup harian otomatis.